Jenis Pekerjaan Yang Sanggup Meningkatkan Risiko Kanker




Solusi kita - Beberapa pekerjaan terang berbahaya, apalagi jikalau kau bekerja sebagai pendaki gedung tinggi, atau mengejar penjahat. Tidak hanya membahayakan keselamatan, pekerjaan itu juga mempunyai risiko kesehatan besar.
Tetapi terdapat jenis pekerjaan lain yang ternyata mempunyai efek yang sama menyeramkannya terlebih jikalau dikaitkan dengan risiko kanker. Tentu tidak ada seorangpun yang menginginkan terpapar karsinogen di daerah kerja.
Hampir setiap pekerjaan mempunyai risiko kesehatan, tetapi pekerjaan di bawah ini sanggup mengakibatkan kanker tertentu. Berikut diantaranya dikutip detikHealth dari Reader's Digest.

1. Pramugari
Ternyata langit tidak begitu ramah terhadap pramugari. Salah satu alasan utamanya, berdasarkan penelitian dalam jurnal Environmental Health, awak kabin terpapar lebih banyak radiasi pengion pada ketinggian tinggi.
Ini juga meningkatkan kemungkinan mereka berbagi sejumlah kanker termasuk payudara, leher rahim, uterus, tiroid, usus besar, lambung, hati, dan pankeras. Selain itu, studi menemukan pramugari perempuan berisiko terkena kanker payudara 50 persen lebih tinggi dibandingkan perempuan lainnya.

2. Pilot
JAMA Dermatology melaporkan bahwa pilot dan anggota kru lainnya mempunyai dua kali lipat tingkat melanoma dan menghabiskan satu jam di kokpit menciptakan pilot terkena radiasi UVA yang setara dengan menghabiskan 20 menit di sinar terik.

3. Tukang las
Pemanasan logam sampai suhu yang sangat tinggi sanggup sangat berbahaya bagi 111 juta orang di seluruh dunia yang melaksanakan pengelasan. Penyebabnya yaitu asap pengelasan, serta paparan radiasi dan asbes.
Racun ini berpotensi mengakibatkan kanker paru-paru, kanker ginjal, dan melanoma mata, serta dilema kesehatan lainnya. MMeskipun kepedulian publik paling tinggi dalam hal risiko kanker dari paparan di daerah kerja, ada banyak sekali dilema yang sanggup terjadi hanya beberapa tahun sehabis dimulainya paparan.

4. Manikur
Para pekerja salon dan manikur menyerap materi kimia beracun melalui kulit, dan mereka menghirup asap dan abu yang tercemar di salon, meningkatkan risiko kanker dan sejumlah dilema pernapasan dan reproduksi.
Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (OSHA) merekomendasikan salon kuku berventilasi baik dan biar pekerja mengenakan kemeja lengan panjang, sarung tangan, dan bahkan masker; mereka juga harus mencuci tangan secara teratur.

5. Pemadam kebakaran
Ketika kebakaran terjadi, bukan hanya runtuhan bangunan yang mereka khawatirkan, tetapi juga risiko lain yang membahayakan nyawa. Faktanya, kanker yaitu penyebab utama kematian di kalangan petugas pemadam kebakaran.
Mengapa? Ketika plastik, materi bangunan tertentu, dan materi sehari-hari lainnya terbakar, mereka melepaskan racun; petugas pemadam kebakaran menghirup atau menyerap racun dikala memadamkan api. Petugas pemadam kebakaran mempunyai risiko lebih besar terkena kanker daripada rata-rata orang, yaitu, kanker testis dan mesothelioma, yang disebabkan oleh paparan asbes.

6. Pekerja shift malam
Radiasi dan materi kimia beracun bukan satu-satunya hal yang sanggup mengakibatkan kanker. Percaya atau tidak, mengganggu ritme sirkadian dengan bekerja di bawah cahaya terang sepanjang malam juga sanggup meningkatkan risiko kanker.
Protein pemicu kanker yang disebut c-myc terakumulasi dalam sel, memacu pertumbuhan dan perkembangan tumor jikalau badan aktif di malam hari. Para ilmuwan sedang mengerjakan obat-obatan yang sanggup menargetkan gen peka cahaya dan membantu melindungi karyawan shift malam.

7. Pekerja tambang
Penambangan merupakan salah satu jenis pekerjaan yang berbahaya. Perbedaan tingkat pekerjaannya juga meningkatkan risiko banyak sekali jenis kanker.
Misalnya, abu penambangan kerikil bara sanggup meningkatkan risiko pekerja terhadap kanker paru-paru dan lambung, sementara penambang lain lebih mungkin bersentuhan dengan asbes, uranium, dan radon penyebab kanker.